Lini Produksi Nanas Kalengan
Nanas (Nanas comosus) merupakan tanaman tropis dengan buah yang dapat dimakan dan merupakan tanaman yang paling penting secara ekonomi dalam famili tersebut.
Nanas berasal dari Amerika Selatan, tempat ia dibudidayakan selama berabad-abad. Sejak tahun 1820-an, nanas telah ditanam secara komersial di rumah kaca dan banyak perkebunan tropis.
Lebih jauh lagi, nanas merupakan buah tropis terpenting ketiga dalam produksi dunia. Pada abad ke-20, Hawaii merupakan penghasil nanas yang dominan, khususnya untuk AS; namun, pada tahun 2016, Kosta Rika, Brasil, dan Filipina menyumbang hampir sepertiga dari produksi nanas dunia.
Karakteristik penampakan buah nanas membuatnya memerlukan banyak tenaga dalam pengolahannya.
Nanas merupakan salah satu buah yang paling digemari, aroma dan rasanya mampu membuat orang ingin terus memakannya.
Kapasitas terbesar produksi nanas kalengan yang kami produksi adalah 10 ton nanas segar per jam.
Mesin Pengolahan dan Produksi Nanas Kalengan
Mesin sortir buah nanas segar
Mesin cuci sikat
Mesin pemeringkat
Mesin Pengupas dan Pengupas Nanas
Mesin Pemangkas Nanas Setelah Dikupas
Mesin Pengiris Nanas
Mesin Pemotong Nanas
Isi irisan nanas dalam kaleng secara manual
Mesin pengisi potongan nanas/tibits
Mesin Pembuangan (Exhauster box)
Mesin Penyegel Vakum
Terowongan Pasteurisasi
Mesin Pelabelan
Mesin Sortir
Setelah dipanen, buah nanas disortir, karena hanya buah nanas yang segar, matang dan tidak busuk yang dapat digunakan untuk membuat nanas kalengan atau buah dan bubur nanas beku.
Mesin Cuci Sikat
Buah harus dicuci dengan sangat hati-hati
Mengupas dan Mengupas Inti
Proses ini mengikuti prosedur pembuangan daun, potongan kayu, biji atau biji dan kulitnya. Pengupasan sering dilakukan secara manual, atau dengan pisau, namun terkadang kulitnya dilonggarkan dengan uap dan kemudian digosok secara mekanis. Terakhir, buah disortir lagi untuk membuang bagian yang menghitam, serpihan kulit, biji, dll.
Oleh Albert dari Norwegia - 30 September 2017 16:36
Oleh Grace dari Estonia - 18.08.2017 11:04